CARA SIMPAN/EXPORT FILE CONFIG HC dan PENJELASANNYA
Berikut cara menyimpan (export) File Config HTTP CUSTOM serta penjelasannya :
gambar_1: tampilan menu eksport file config hc
PENJELASAN AWAL
Perlu diketahui bahwa aplikasi HTTP CUSTOM hanya mendukung 5 (lima) protokol jaringan yakni SSH, V2RAY, UDP, PSIPHON, SLOW DNS. setelah memilih, meracik, dan menguji semua bahan-bahan, maka selajutnya kita menyimpannya dengan cara berikut ini ;
1. tap connect untuk memastikan confignya sudah benar
2. tap tanda plus (+) di pojok kanan bawah
3. tap Save Config
3. tap Save Config
ℹ️ kita tidak dapat menyimpan ulang file config
✅ Expired : mengatur masa berlaku config
yg sudah di buat oleh creator lain.
✅ Lock All : payload, username, password dan remote proxy terkunci semua
✅ Unlock User & Pass : hanya username dan password yang bisa diubah oleh pengguna
✅ Lock Payload & Unlock Server : payload terkunci, hanya server, port, username dan password bisa diubah oleh pengguna
✅ Unlock Remote Proxy : payload terkunci, remote proxy tidak terkunci
✅ Mobile Data : config hanya bisa digunakan pada koneksi internet seluler (no wifi / tethering)
✅ HWID : config hanya bisa digunakan pada device dengan HWID tertentu (cth: Android 11, RAM +2gb)
✅ Password : file config terkunci, hanya bisa diimpor setelah memasukkan kata sandi
✅ Block Root : config tidak bisa digunakan pada perangkat yang sudah di root
✅ Note : menambahkan catatan/info pada config
- PENJELASAN RINCI
✍️ File Name: ketik nama file config (cth, ILPED_TSEL)
✅ Unlock User & Pass : hanya username dan password yang bisa diubah oleh pengguna
✅ Lock Payload & Unlock Server : payload terkunci, hanya server, port, username dan password bisa diubah oleh pengguna
✅ Unlock Remote Proxy : payload terkunci, remote proxy tidak terkunci
✅ Mobile Data : config hanya bisa digunakan pada koneksi internet seluler (no wifi / tethering)
✅ HWID : config hanya bisa digunakan pada device dengan HWID tertentu (cth: Android 11, RAM +2gb)
✅ Password : file config terkunci, hanya bisa diimpor setelah memasukkan kata sandi
✅ Block Root : config tidak bisa digunakan pada perangkat yang sudah di root
✅ Note : menambahkan catatan/info pada config
(cth: nama creator, nomor wa, channel yt)
✅ Extra Sniffer : config sulit untuk di sniff/decrypt
✅ Extra Sniffer : config sulit untuk di sniff/decrypt
✅ SSH/VPN with HWID : satu file config hanya bisa digunakan pada satu perangkat
✅ URL Update Config : tombol link khusus untuk meng-update config terbaru
✅ Block Application : memblokir (blacklist) atau mengunci aplikasi pada perangkat pengguna
(cth: saat memasukan youtube.com;gopay.co.id maka pengguna tidak bisa membuka kedua aplikasi tersebut)
✅ Lock Provider : config terkunci hanya pada satu Provider
(cth: saat kita sedang menggunakan (kartu SIM Telkomsel saat menyimpan), maka pengguna hanya bisa menggunakannya pada operator Telkomsel)
✅ Expired : mengatur masa berlaku config
✅ Remove Server Messages : menyembunyikan pesan/info dari server SSH, V2Ray, dsb.
3. Tap Save.
File config akan tersimpan di 📂folder
Penyimpanan internal/Download/HTTP Custom
Bisa juga menonton short dibawah ini:
Video_1 : cara eksport file config hc
Onomi-Rei Mai, 2026
